Tips dan kesalahan yang harus dihindari!

Source: pinterest


Pengasuhan dengan pendekatan lembut atau yang lebih dikenal dengan gentle parenting kini sedang menjadi topik hangat. Gaya pengasuhan ini semakin populer berkat selebritas seperti Nikita Willy yang turut menerapkannya, sehingga menarik perhatian banyak orang. 


Berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti oleh orangtua yang ingin menerapkan gentle parenting, berdasarkan panduan dari Guidepost Montessori dan The Bump.


1. Fokus pada tindakan, bukan pribadi anak

Langkah pertama adalah memisahkan tindakan anak dari identitasnya saat berbicara. Misalnya, daripada mengatakan Kamu jahat pada adikmu, cobalah menggantinya dengan Menurutku, adikmu tidak suka jika kamu melakukan itu. Mari kita coba cara lain dan lihat bagaimana reaksinya. Ini membantu anak memahami bahwa kesalahan adalah hal yang wajar dan semua orang bisa melakukannya. Selain itu, pendekatan ini mendorong anak untuk memahami dan memperbaiki tindakannya.

2. Jadilah teladan yang baik

Tunjukkan kebaikan melalui tindakan sehari-hari. Anak-anak cenderung meniru perilaku orangtua mereka, sehingga menunjukkan kesabaran, empati, dan kebaikan dalam interaksi sehari-hari dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Misalnya, ketika orangtua menunjukkan kesabaran dan kebaikan dalam interaksi dengan orang lain, anak akan belajar untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupannya.

3. Pilih kata-kata dengan bijak

Orangtua sering kali cenderung mengancam anak. Namun, dalam konsep gentle parenting, hal ini sebaiknya dihindari. Daripada mengatakan Jika kamu berteriak lagi, tidak ada iPad selama sisa minggu ini, cobalah menggantinya dengan Aku tahu kamu merasa marah sekarang. Mari kita cari cara lain untuk mengekspresikan perasaanmu tanpa berteriak. Komunikasi yang tepat akan memberikan pemahaman yang mendalam tanpa menimbulkan ketakutan.

4. Izinkan anak membuat kesalahan

Berikan anak kesempatan untuk membuat pilihan dalam batas yang aman dan wajar, serta biarkan mereka menghadapi konsekuensi dari keputusan tersebut. Kesalahan adalah bagian alami dari kehidupan dan merupakan peluang berharga bagi anak untuk belajar dan berkembang. Ketika anak membuat kesalahan, gunakan kesempatan tersebut untuk mengajarkan cara memperbaiki dan belajar darinya, tanpa memberikan hukuman yang keras.

5. Luangkan waktu bersama

Strategi efektif lainnya dalam menerapkan gentle parenting adalah dengan meluangkan waktu bersama anak. Ambil jeda sejenak untuk family time, yang dapat memperkuat hubungan antara orangtua dan anak. Hindari gangguan dari pekerjaan dan ponsel. Orangtua bisa menonton film, membaca buku, atau bermain permainan yang menyenangkan bersama anak.


Selain tips melalukan gentle parenting adapun kesalahan yang harus dihindari saat menerapkan gentle parenting, menurut jumbaloo:

1. Bersikap terlalu lembut

Memang benar bahwa kelembutan adalah inti dari gentle parenting. Namun, jika berlebihan, sikap lunak tanpa batasan dapat mendorong perilaku buruk pada anak. Disiplin yang masuk akal, tegas namun penuh kasih sayang, tetap harus diterapkan dalam pengasuhan.

2. Tidak konsisten

Konsistensi adalah kunci dalam gentle parenting. Kurangnya konsistensi dapat menimbulkan kebingungan dan gangguan dalam dinamika keluarga, yang pada akhirnya bisa memunculkan lebih banyak masalah di kemudian hari.

3. Tidak meluangkan waktu dengan benar

Banyak orang tua yang terburu-buru memberikan hukuman tanpa mendengarkan penjelasan anak terlebih dahulu. Mendengarkan dengan baik adalah bagian penting dari gentle parenting, terutama ketika anak melakukan kesalahan. Kesabaran dan waktu yang cukup diperlukan untuk memahami situasi dari perspektif anak.

4. Tidak menetapkan batasan

Meskipun gentle parenting menekankan empati dan pengertian, aturan dan batasan tetap diperlukan agar anak merasa aman dan terarah. Batasan ini bukanlah bentuk kontrol yang ketat, melainkan panduan yang membantu anak memahami apa yang diharapkan dari mereka dan bagaimana berperilaku dengan baik.

5. Mengharapkan hasil yang instan 

Pengasuhan adalah proses yang memerlukan waktu untuk melihat hasil yang signifikan. Orang tua mungkin tidak langsung melihat perubahan pada perilaku anak setelah menerapkan gentle parenting. Tergantung pada usia dan kepribadian anak, hasil nyata mungkin memerlukan beberapa minggu atau bahkan bulan. Oleh karena itu, kesabaran adalah kunci untuk mencapai hasil yang memuaskan.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, gentle parenting dapat diterapkan dengan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.


Nah guys itulah tips dan kesalahan yang harus dihindari saat menerapkan gentle parenting, semoga bermanfaat yaa, see u next content !


Source: How to implement gentle parenting




Komentar

Postingan Populer