How to be a child's friend
![]() |
| Source: pinterest |
Di masa remaja, anak cenderung merasa tidak dipahami oleh orangtuanya. Akibatnya, kedekatan dengan orangtua menurun, sedangkan kedekatan dengan teman sebaya meningkat. Jika ingin tetap dekat dengan anak, Anda perlu mencari cara agar menjadi sahabat untuk anak. Nah tips tips berikut yang bisa membantu anda menjadi sahabat untuk anak!
1. Beri privasi pada anak
Beranjak remaja, anak akan melalui proses perubahan emosi yang drastis. Pada masa pubertas, anak sudah ingin memiliki kehidupan sendiri dan enggan dicampuri lagi oleh orang tua. Anda perlu menyadari bahwa tidak semua hal tentang si kecil bisa Anda ketahui. Biarkan ia memiliki rahasianya sendiri.
Jika ingin menjadi teman untuk anak, cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghargai privasinya agar ia merasa keberadaan Anda bukanlah sosok pengganggu. Meskipun Anda penasaran, hindari bertanya terlalu banyak tentang kegiatan anak. Cukup beri keyakinan padanya bahwa Anda percaya ia tidak melakukan hal-hal buruk.
2. Ceritakan kegiatan anda pada anak
Biasanya, obrolan antara orangtua dan anak cenderung seputar kegiatan anak. Jika terlalu sering melakukan hal ini, anak akan merasa mengobrol dengan Anda sama saja dengan interogasi.
Oleh karena itu, sesekali ubahlah topik pembicaraan tentang kegiatan Anda sendiri. Ceritakan apa yang Anda lakukan di tempat kerja serta tantangan-tantangan yang Anda hadapi.
Dengan menceritakan tentang kehidupan Anda, ia akan merasa tidak hanya sebagai anak melainkan juga sahabat Anda.
3. Biasakan diskusi dua arah
aturan-aturan kedisiplinan seperti jam pulang biasanya menjadi konflik antara orang tua dengan anak yang sudah beranjak remaja yang paling sering terjadi.
Namun, menjadi teman untuk anak, bukan berarti Anda tidak menetapkan aturan sama sekali.
Agar anak disiplin dan Anda tetap menjadi sahabat untuk anak, caranya adalah dengan menyusun aturan bersama.
Aturan sebaiknya tidak dibuat oleh Anda saja melainkan dari kesepakatan antara Anda dan anak. Ajaklah ia berdiskusi dua arah saat menetapkan aturan tersebut.
4. Dengarkam saat anak punya masalah
Sebagai orang tua, Anda dituntut untuk lebih peka dengan ekspresi dan perilaku yang tidak biasa pada anak. Jika Anda mencurigai anak memiliki masalah, bukalah ruang diskusi dengannya. Mungkin anak ragu menyampaikan karena khawatir Anda akan memarahi atau menghukumnya.
Oleh karena itu, coba awali percakapan bahwa anak bebas menceritakan apa saja dan Anda tidak akan marah padanya.
5. Ceritakan tentamg masalalu anak
anak menyukai cerita tentang dirinya. Pasalnya, memasuki usia remaja anak mengalami masa aktualisasi diri. Ia ingin dirinya memiliki arti dalam lingkungan sekitarnya.
Ceritakanlah hal-hal menarik tentang anak di masa lalu, seperti tingkahnya yang lucu di saat balita atau kejadian seru yang pernah Anda berdua alami. Dengan begitu, ia akan menyadari bahwa Anda adalah sosok yang selama ini dekat dengannya. Langkah ini dinilai efektif sebagai cara menjadi sahabat untuk anak.
6. Dukung ambisinya
seiring perkembangan otak yang semakin menuju kedewasaan, anak mulai menguasai keterampilan tertentu. Biasanya, anak akan mahir terhadap suatu kegiatan dan menjadikan hal itu sebagai ambisinya.
Anak yang pandai bernyanyi berambisi menjadi penyanyi, yang pandai pelajaran sains berambisi menjadi ilmuwan, dan sebagainya. Meskipun tidak semua ambisi itu sesuai harapan Anda, tetapi sebaiknya Anda tidak menunjukkan ketidaksetujuan.
Ketidaksetujuan hanya akan membuat ia kecewa dan merasa berjarak dengan Anda. Selama ambisi itu positif, dukunglah ia dengan sepenuh hati.
7. Hargai hasil kerjanya
anak mungkin tampak tidak peduli terhadap pendapat orangtuanya, padahal sebenarnya ia sangat menginginkan pengakuan dari Anda. Salah satu cara menjadi sahabat untuk anak adalah dengan memujinya jika ia memperoleh pencapaian tertentu, baik pencapaian di sekolah maupun di luar sekolah.
Meskipun hasil kerjanya mungkin biasa-biasa saja, tetapi pujian Anda akan membuatnya istimewa. Selain itu, pastikan Anda memujinya dengan tulus karena ia sudah cukup cerdas untuk membedakan ketulusan dan kepura-puraan Anda.
Seperti itulah pendekatan dengan anak agar bisa menjadi sahabat anak kita sendiri, see u next content!
Source: How to be a child's friend


Komentar
Posting Komentar