Anak susah makan? Ini cara mengatasinya!
![]() |
| Source: pinterest |
Anak susah atau tidak mau makan kerap menjadi tantangan yang harus dihadapi para orangtua. Padahal di masa pertumbuhan seperti ini, asupan gizi anak sekolah dari makanan harus dipenuhi dengan baik guna mendukung perkembangannya. Sebelumnya, cari tahu dulu sebenarnya apa penyebab anak susah makan serta cara menghadapinya yang tepat.
Apa penyebab anak susah makan?
Menolak makan sebenarnya merupakan fase normal yang akan dilalui setiap anak sekaligus Anda sebagai orangtua, tak terkecuali di masa perkembangan anak 6—9 tahun. Alasan utama anak tidak mau makan sama sekali biasanya karena memiliki “ketakutan” tersendiri mengenai makanan tersebut. Ketakutan tersebut bisa karena aroma, bentuk, tampilan, tekstur, atau rasa makanan yang masih baru baginya. Kondisi ini biasanya dialami oleh anak yang baru saja hendak mencoba makanan baru atau pernah mencobanya tapi tidak suka.
Kekhawatiran tersebutlah yang kemudian membuat anak pilih-pilih makan. Akibatnya, variasi makanan anak menjadi lebih terbatas, sehingga berpengaruh pada kecukupan nutrisinya. Selain itu, penyebab anak tidak mau makan juga bisa karena nafsu makannya yang kerap berubah-ubah pada usia ini, terutama saat mencoba makanan baru.
Bagaimana cara mengatasi anak yang susah makan?
1. Berikan makanan dalam porsi kecil tapi sering
Memberikan anak makanan dalam porsi besar saat dirinya sedang susah makan tentu membuat ia hanya bisa makan dalam porsi sedikit. Ketimbang harus menyajikan makanan dalam porsi besar tapi tidak habis, cobalah berikan porsi makan yang tidak berlebihan tapi cukup sering. Beri jarak antar setiap waktu makan. Dengan begitu, anak akan lebih merasakan kapan lapar dan kapan kenyang serta porsi makannya lebih pas saat waktu makan tiba.
2. Buat waktu makan yang teratur
Sebaiknya, biasakan anak untuk makan tiga kali sehari untuk makanan utama dan dua kali makanan selingan di antara waktu makan utama. Anda dianjurkan untuk memberi makan anak sesuai jadwal. Jika terlalu lelah, mungkin ia akan memilih untuk tidur dan menolak makan. Hal ini membuatnya jadi susah makan. Agar cara ini efektif, minta setiap orang di rumah atau yang mengasuh anak Anda untuk menerapkan rutinitias ini pada anak.
3. Sajikan makanan dengan tampilan yang menarik
Menyiasati sajian makanan juga bisa menjadi jalan tempuh sebagai cara mengatasi anak yang susah makan. Coba berikan anak sepiring makanan dengan tampilan yang menarik. Misalnya menyajikan nasi berbentuk wajah, kemudian menggunakan sayur dan lauk sebagai pemanisnya. Berkreasilah dengan cara Anda sendiri untuk menemukan tampilan yang menarik di piring anak. Cara ini juga bisa diterapkan saat anak sedang sakit dan tidak mau makan sama sekali.
4. Hindari memberikan minum saat makan
Anak-anak sering kali minum di tengah-tengah proses makan dengan alasan haus. Padahal, kebanyakan minum justru membuat perutnya kembung sehingga hanya makan sedikit. Mulai sekarang, sebaiknya batasi jumlah air yang boleh anak minum selama makan sebagai cara mengatasi anak susah makan. Jika ingin minum, berikan ia minum sebelum makan dan baru boleh minum kembali dalam jumlah banyak setelah makanannya habis.
5. Perkenalkan makanan baru secara perlahan
Kadang kala, kondisi anak susah makan dikarenakan ia belum terlalu terbiasa dengan makanan yang Anda sajikan. Jika ingin memperkenalkan makanan baru coba lakukan secara bertahap. Perkenalkan dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan ke porsi yang agak banyak. Langsung memberikan makanan baru dalam porsi banyak bisa membuat anak enggan memakannya, terlebih jika tidak suka dengan tampilan, tekstur, atau aromanya.
6. Variasikan dengan makanan favorit anak
Saat si Kecil sedang sakit dan tidak mau makan, Anda bisa memancing nafsu makannya dengan memberikan makanan-makanan kesukaannya. Campurkan makanan favoritnya dengan jenis makanan lain agar asupan nutrisi anak lebih beragam.
Apa yang harus dihindari saat anak susah makan?
Memang, kadang rasanya gemas sekali melihat kebiasaan anak yang susah atau malas makan. Namun sebaiknya, hindari melakukan tindakan yang bisa membuat anak semakin susah makan, seperti berikut ini.
1. Memaksa anak untuk makan
Jangan memaksa anak untuk menghabiskan makanan atau mencoba makanan baru jika ia belum siap. Memaksanya makan malah membuat si Kecil semakin tidak mau makan. Sebagai gantinya, usahakan untuk tetap bersikap positif pada usaha anak. Misalnya dengan memuji anak saat ia mau makan dengan teratur dan tepat waktu meski porsinya belum terlalu banyak.
2. Membuat anak terpaksa menghabiskan makanan di piring
Setelah anak merasa sudah kenyang, jangan paksa ia untuk menghabiskan sisa makanan di piringnya. Semakin dipaksa justru akan semakin susah makannya. Lebih baik berikan porsi makan yang tepat, tidak terlalu banyak atau sedikit. Cara ini dapat mengajarkan anak untuk lebih memahami kapan tubuhnya merasa lapar dan kenyang.
Source: Cara mengatasi anak susah makan



Komentar
Posting Komentar